Merawat Mr Kejantanan Agar Tokcer, Mudah Kok


INILAH.COM, Jakarta - 'Perabotan' pria yang paling dibanggakan justru paling mudah cedera, karena penis dan buah zakar tidak dilindungi tulang. Kabar baiknya, jika alat kelamin itu nyut-nyutan karena olahraga seperti bersepeda, main bola ataupun terjatuh, rasa sakit akan hilang cepat tanpa menimbulkan kerusakan permanen.


Lain halnya jika nyeri itu menyerang pada usia dewasa, setelah alat kelamin tidak hanya untuk buang air seni semata. Bila rasa sakit diikuti bengkak, memar dan gatal-gatal sebaiknya mendapat perhatian lebih banyak.


Masalah yang mesti diwaspadai dan bisa mengancam kedua 'senjata' itu sewaktu-waktu diantaranya adalah kanker testis. Rata-rata mulai menyerang pada usia 15-35 tahun.


Kanker testis lebih banyak menjangkiti pria kulit putih dibanding ras hitam atau coklat. Namun tidak semua jenis benjolan pada kantung dan buah zakar adalah kanker. Jika pertumbuhan benda asing itu tidak menimbulkan rasa sakit, bisa jadi itu adalah tanda-tanda kanker.


Sementara itu masalah kesulitan ereksi termasuk yang amat populer. Bagi pria, ketidakmampuan penis berdiri mengeras bukan semata-mata terhambatnya aliran darah namun lebih ke fungsi seksual.


Jika begitu adanya, tidak bisa ditunda lagi, diperlukan terapi medis ataupun psikologis untuk membantu menegakkan harga diri. Perawatan medis juga diperlukan bila terjadi 'sembelit' testis dan saluran sperma sehingga memutuskan suplai darah.


Pada pria yang tidak disunat seringkali kesulitan menarik lipatan kulit diujung penis. Tidak terlalu berbahaya atau menghalangi aliran urin namun menjadi tidak elok jika hendak bercinta, ujung senjata menjadi bergelambir.


Sedangkan infeksi biasanya menggerayangi testis, saluran epididimis, uretra, prostat, kantung kemih dan folikel bulu halus pada buah zakar serta kulit ujung penis pada pria tak bersunat.


Rasa gatal yang ditimbulkan oleh jamur dapat diobati sendiri tanpa mesti ke dokter. Lain halnya jika rasa gatal itu karena terjangkit penyakit seks menular.


Jika demikian adanya tidak dianjurkan berhubungan seks sebelum mendapat perawatan medis.


Para orangtua mesti berhati-hati saat memilihkan mainan untuk jagoan ciliknya, sebab seringkali mencederai alat kelamin, namun tidak disadari hingga kemudian muncul banyak masalah di usia dewasa. [L1]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.